Sekolah Model - Sistem Penjaminan Mutu Internal

raport mutu

Sistem penjaminan mutu yang berjalan di dalam satuan pendidikan dan dijalankan oleh seluruh komponen dalam satuan pendidikan disebut sebagai SPMI. SPMI mencakup seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan dengan memanfaatkan berbagai sumberdaya untuk mencapai SNP. Sistem penjaminan mutu ini dievaluasi dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh satuan pendidikan dan juga ditetapkan oleh satuan pendidikan untuk dituangkan dalam pedoman pengelolaan satuan pendidikan serta disosialisasikan kepada pemangku kepentingan satuan pendidikan. Agar pelaksanaan SPMI dapat dilakukan oleh seluruh satuan pendidikan dengan optimal, perlu dikembangkan satuan pendidikan yang akan menjadi model penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri, yang selanjutnya disebut sekolah model, sebagai gambaran langsung kepada satuan pendidikan lain yang akan menerapkan penjaminan mutu pendidikan sehingga terjadi pola pengimbasan pelaksanaan penjaminan mutu hingga ke seluruh satuan pendidikan di Indonesia.


SPMI di sekolah harus dilakukan oleh seluruh anggota sekolah yaitu kepala sekolah, guru, dan staf sekolah sesuai tugasnya masing-masing, siswa dan lainnya termasuk komite sekolah. Ada lima tahapan siklus yang harus dilaksanakan, yaitu: Tahap pertama, memetakan mutu sekolah. Tahap kedua, membuat perencanaan peningkatan mutu sekolah. Tahap ketiga, pelaksanaan program penjaminan mutu sekolah. Tahap keempat, monitoring dan evaluasi. Tahap kelima, penetapan standard baru dan penyusunan strategi baru. Untuk mengetahui tingkat kemajuan dan perkembangan capaian SNP sekolah model SPMI yang telah dibina oleh LPMP Jawa Timur sejak 2016, maka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui LPMP Jawa Timur mengadakan kegiatan Evaluasi Sekolah Model SPMI Provinsi Jawa Timur Tahun 2018. 

raport mutu

Kegiatan Evaluasi Sekolah Model SPMI Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 memiliki tujuan umum dan khusus.

Tujuan umum adalah:

  1. Sekolah mampu dan berkomitmen untuk menerapkan sistem penjaminan mutu pendidikan;
  2. Sekolah meningkatkan mutu secara berkelanjutan dan terukur sesuai SNP;
  3. Sekolah memiliki budaya mutu.

Tujuan khusus adalah menguatkan tahapan implementasi SPMI di Sekolah Model dalam hal mengevaluasi:

  1. Pemetaan Mutu;
  2. Perencanaan pemenuhan mutu; 
  3. Implementasi pemenuhan mutu;
  4. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelaksanaan;
  5. Penetapan standard mutu baru;
  6. Penetapan profil keunggulan sekolah.


Kegiatan Evaluasi Sekolah Model SPMI Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 bertempat di LPMP Jawa Timur, Jl. Ketintang Wiyata No. 15 Surabaya dilaksanakan dalam 6 gelombang dengan rincian :


No

Gelombang

Tanggal

Jumlah Peserta

1

Gelombang 1

21 sd 23 Mei 2018

240 orang

2

Gelombang 2

24 sd 26 Mei 2018

240 orang

3

Gelombang 3

28 sd 30 Mei 2018

240 orang

4

Gelombang 4

31 Mei sd 02 Juni 2018

240 orang

5

Gelombang 5

04 sd 06 Juni 2018

240 orang

6

Gelombang 6

07 sd 09 Juni 2018

240 orang

Jumlah Peserta

1.440 orang


Kegiatan Evaluasi Sekolah Model SPMI Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 dimaksudkan untuk memberikan informasi terkini terkait pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal dan mengevaluasi implementasi SPMI sekolah model.

Dengan demikian peserta diharapkan dapat lebih meningkatkan peranannya dalam penerapan penjaminan mutu internal di sekolah. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kinerja proses penjaminan mutu pendidikan secara keseluruhan dan juga khususnya pada proses penjaminan mutu internal di seluruh satuan pendidikan.