Mendikbud Membuka Semarak Hardiknas di Malang

Dalam rangka menyongsong sekaligus memperingati hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2018. Kementrian pendidikan dan kebudayaan melalui sinergi tujuh UPT Kemdikbud di Jawa Timur berserta Dindik kota malang dan Dinas Pendidikan propinsi Jawa Timur, menggelar acara Semarak Hardiknas 2018. Acara pelaksanaanya dipusatkan diarea perkantoran PPPPTK BOE-VEDC Malang. Jadwal Acara semarak Hardiknas tersebut dilaksanakan mulai tanggal 21 April – 27 April 2018.

Acara semarak Hardiknas 2018 dihadiri dan dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P. Pembukaan Acara semarak Hardiknas dibuka secara simbolis oleh Mendikbud pada hari minggu 22 April 2018. Tema semarak Hardiknas kali ini adalah “Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan.”

Mendikbud, pada kesempatan membuka semarak Hardiknas didaulat sekaligus menjadi keynote speech acara seminar Pendidikan dengan tema Membumikan literasi. Seminar Pendidikan tersebut secara simbolis sebagai pembuka agenda rangkaian kegiatan semarak Hardiknas Kolaborasi 7 UPT Kemdikbud di Jawa Timur. Ke-7 UPT tersebut adalah LPMP Jawa Timur, PPPPTK BOE DAN PPPPTK PKN DAN IPS, BPMTPK, BP PAUD DAN DIKMAS,Balai Bahasa Jawa Timur, Balai Pelestarian cagar Budaya Jawa Timur.

Dalam paparan arahannya Mendikbud saat Membuka semarak Hardiknas jawa timur yang dipusatkan di Malang, Mendikbud menegaskan bahwa dalam rangka membangun Pendidikan di Indonesia perlu ada sinergi banyak pihak. Semua sumberdaya Bangsa harus disatukan terkait masa depan Pendidikan di Indonesia, meskipun secara tanggung jawab kelembagaan pada pemerintah adalah tanggung jawab dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, akan tetapi Pembangunan Pendidikan harus ditumpukan Pembangunannya dengan kerjasama semua pihak pemerintah, guru, semua lembaga, aktivis pendidikan dan seluruh komponen bangsa yang menginginkan Pendidikan Indonesia maju. Masih kata Mendikbud, peran utama kemajuan Pendidikan adalah tetap ditangan Guru. Mendikbud berpesan agar Guru senantiasa mengasah terus kompetensinya, termasuk mengasah kemampuan literasinya demi sebuah kualitas yang berguna untuk anak didiknya dan berimplikasi pada kualitas Pendidikan Indonesia secara keseluruhan.

Pada kesempatan itu Mendikbud juga memotivasi bahwa kolaborasi antar UPT di Lingkup Kemdikbud adalah sebuah keharusan. Mengingat agenda besar membangun Pendidikan membutuhkan sinergi semua pihak. Terlebih sinergi antar lembaga pemerintah terutama lembaga internal Kemdikbud sendiri untuk saling berkerjasama untuk kemajuan Pendidikan di Indonesia.(Hasta)